unique visitors counter
⌂ Beranda › News › JPJ Kuala Lumpur Tegur Sekolah Mengemudi, 8 Surat Peringatan Terbit
News

JPJ Kuala Lumpur Tegur Sekolah Mengemudi, 8 Surat Peringatan Terbit

Petugas JPJ Kuala Lumpur memeriksa kendaraan sekolah mengemudi dalam operasi OPIM
JPJ Kuala Lumpur Tegur Sekolah Mengemudi, 8 Surat Peringatan Terbit
A A Ukuran Teks16px

Departemen Transportasi Jalan Raya (JPJ) Kuala Lumpur menerbitkan delapan surat peringatan kepada sekolah mengemudi.

Peringatan itu menyusul temuan kendaraan pelatihan yang tidak memenuhi ketentuan lalu lintas, termasuk lampu rem tidak berfungsi dan pelat nomor sulit dibaca.

Temuan tersebut berasal dari Operasi Pemeriksaan Institusi Memandu (OPIM) yang menyasar sejumlah sekolah mengemudi di wilayah Kuala Lumpur.

Operasi dijalankan Divisi Penegakan Hukum JPJ Kuala Lumpur dengan menerjunkan 11 petugas dari unit operasi.

Petugas memeriksa kondisi kendaraan serta kepatuhan pihak sekolah dalam menjalankan kegiatan pelatihan mengemudi.

Fokus Pemeriksaan dan Temuan Pelanggaran

Pemeriksaan tidak hanya menyasar kendaraan latihan mobil, tetapi juga sepeda motor yang menjadi sarana pembelajaran peserta didik.

Dokumentasi pemeriksaan memperlihatkan kendaraan roda empat maupun roda dua sama-sama menjadi objek pengawasan.

Fokus pemeriksaan mencakup tiga aspek utama: kelayakan kendaraan pelatihan, kepatuhan instruktur, serta pemenuhan standar keselamatan kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa ketidaksesuaian terhadap ketentuan yang berlaku.

Dua persoalan yang teridentifikasi jelas berkaitan dengan perangkat penerangan dan identitas kendaraan.

Pelanggaran pertama berupa lampu rem yang tidak menyala sebagaimana mestinya, sehingga perangkat keselamatan tidak berfungsi baik.

Temuan berikutnya adalah pelat nomor kendaraan yang tidak dapat dibaca secara jelas, sehingga identitas kendaraan sulit dikenali.

Secara keseluruhan, JPJ Kuala Lumpur mengeluarkan delapan surat peringatan kepada sekolah mengemudi yang menjadi sasaran pemeriksaan.

Namun, JPJ tidak menjelaskan secara terperinci jenis pelanggaran yang tercantum dalam setiap surat maupun bentuk sanksi yang diberikan.

Pengawasan Berkala Berlanjut

Operasi OPIM tidak sekadar bertujuan menemukan pelanggaran kendaraan.

Kegiatan ini juga diarahkan untuk memastikan lembaga pendidikan mengemudi menyediakan kendaraan yang memenuhi persyaratan kelayakan jalan.

Selain kondisi kendaraan, perilaku dan kepatuhan instruktur menjadi bagian dari pengawasan.

JPJ ingin memastikan kegiatan pembelajaran berlangsung sesuai ketentuan, termasuk dalam penggunaan kendaraan selama latihan.

JPJ Kuala Lumpur menyatakan pemeriksaan terhadap sekolah mengemudi akan terus dilaksanakan secara berkala.

Kegiatan penegakan hukum berikutnya tetap mencakup lembaga pendidikan mengemudi, instruktur, serta kendaraan yang digunakan untuk melatih peserta didik.

Menurut JPJ, pemenuhan standar keselamatan berperan penting dalam menciptakan kegiatan pembelajaran yang aman dan tertib.

Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut juga ditujukan untuk menekan kemungkinan terjadinya kecelakaan serta meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan.

Melalui pengawasan berkala, kondisi kendaraan pelatihan dan kepatuhan instruktur menjadi dua bagian yang terus diperhatikan JPJ Kuala Lumpur.

Temuan delapan surat peringatan dalam operasi ini menunjukkan pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan mengemudi mencakup aspek teknis kendaraan dan pelaksanaan aturan keselamatan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru