Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, menyerukan penguatan unit-unit garis depan di perbatasan selatan negaranya. Ia meminta agar garis perbatasan itu diubah menjadi "benteng yang tak tertembus."
Perintah tersebut disampaikan dalam sebuah rapat dengan para perwira komando divisi dan brigade dari seluruh angkatan bersenjata Korea Utara.
>>> Lefundes Ingatkan Borneo FC Masih Berpeluang Juara
Pertemuan itu berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026, menurut laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Senin.
Penyesuaian Sistem Pelatihan Militer
Dalam pertemuan tersebut, Kim memaparkan kebijakan untuk menyesuaikan kembali sistem pelatihan militer. Ia juga memerintahkan pengintensifan latihan praktis sesuai dengan perubahan aspek peperangan modern.
Kim menekankan pentingnya mendefinisikan ulang konsep operasi di semua bidang. Hal ini harus disesuaikan dengan modernisasi pesat peralatan militer dan teknis angkatan bersenjata Korea Utara.
Ia juga meminta agar konsep operasi yang baru itu diterapkan dalam latihan tempur unit-unit militer. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan tempur yang optimal.
Latar Belakang Ketegangan di Semenanjung Korea
Seruan Kim Jong Un ini muncul di tengah ketegangan yang masih berlangsung di Semenanjung Korea. Hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan.
Korea Utara selama ini kerap melakukan uji coba rudal dan latihan militer sebagai bentuk tekanan terhadap Seoul dan Washington.
>>> BNPB Optimalkan Pompanisasi Atasi Banjir di Kota Gorontalo
Sebaliknya, Korea Selatan dan Amerika Serikat juga menggelar latihan militer bersama secara rutin.
Langkah penguatan unit garis depan ini menandakan bahwa Pyongyang tetap waspada terhadap potensi ancaman dari selatan. Kim Jong Un tampaknya ingin memastikan bahwa perbatasan negaranya dijaga dengan ketat.
Para analis militer menilai bahwa pernyataan Kim ini merupakan sinyal bahwa Korea Utara tidak akan melunak dalam kebijakan pertahanannya.
Modernisasi militer terus menjadi prioritas utama rezim Kim.
KCNA tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jenis unit yang diperkuat atau lokasi spesifik di perbatasan.
Namun, perbatasan selatan Korea Utara merupakan salah satu kawasan yang paling dijaga ketat di dunia.
>>> KESDM Pastikan Harga LPG Subsidi Tak Berubah Meski Rupiah Melemah
Korea Utara selama ini dikenal dengan militer yang besar dan disiplin ketat. Seruan Kim ini diyakini akan segera ditindaklanjuti oleh para komandan di lapangan.