unique visitors counter
⌂ Beranda News Harga Emas Melonjak 3,6% Setelah Pengumuman Likuiditas Treasury AS
News

Harga Emas Melonjak 3,6% Setelah Pengumuman Likuiditas Treasury AS

Harga Emas Melonjak 3,6% Setelah Pengumuman Likuiditas Treasury AS
Harga Emas Melonjak 3,6% Setelah Pengumuman Likuiditas Treasury AS
A A Ukuran Teks16px

Harga emas melonjak lebih dari 3 persen pada Rabu (19/8/2026), mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua setengah bulan.

Lonjakan ini dipicu oleh pengumuman mengejutkan dari Departemen Keuangan AS mengenai dukungan likuiditas yang menekan imbal hasil obligasi dan dolar.

>>> Sanami, 75 Tahun, Hidup Sebatang Kara di Rumah Rusak, Mengungsi Saat Hujan Deras

Emas spot naik 3,6 persen ke 4.487,91 dolar AS per ons pada pukul 14.10 waktu setempat (18.10 GMT).

Sebelumnya, harga sempat menyentuh level tertinggi sejak 4 Juni di 4.499,20 dolar AS per ons.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup 2,8 persen lebih tinggi di 4.545,30 dolar AS.

Dari sisi teknikal, emas spot berhasil menembus rata-rata pergerakan 100 hari di sekitar 4.381 dolar AS.

Dampak Pengumuman Treasury AS

Pengumuman Treasury AS untuk menggandakan operasi pembelian kembali dukungan likuiditas untuk obligasi berjangka panjang membuat imbal hasil obligasi 30 tahun turun tajam.

Indeks dolar AS melemah 0,8 persen, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

>>> Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Warga Kesulitan Melihat Jalan

Robert Gottlieb, pakar industri dan mantan kepala logam mulia di Koch Supply and Trading, menyebut langkah ini sangat tidak terduga dan sangat bullish untuk emas.

TD Securities dalam catatannya mengatakan pengumuman Treasury AS memberikan 'suntikan semangat' bagi logam.

Mereka menambahkan, aliran dana investasi emas bisa cepat kembali karena dukungan likuiditas Treasury, sikap Fed yang toleran terhadap gejolak energi, dan narasi stagflasi yang tumbuh.

Risalah pertemuan Fed 28-29 Juli menunjukkan beberapa pejabat siap menaikkan suku bunga, dan banyak yang mengatakan kenaikan lebih lanjut mungkin diperlukan jika inflasi tidak turun ke target 2 persen.

Namun, ekspektasi pasar saat ini menempatkan peluang Fed menahan suku bunga pada pertemuan 15-16 September sebesar 65 persen, menurut FedWatch Tool CME Group.

Di antara logam lainnya, perak spot naik hampir 4 persen ke 65,8 dolar AS per ons, platinum naik 5,1 persen ke 1.800,02 dolar AS, dan paladium naik 2,7 persen ke 1.325,12 dolar AS.

>>> Mantan Eksekutif Meta: Zuckerberg Utamakan Pertumbuhan daripada Keselamatan Anak

Keempat logam mulia tersebut berpotensi mencatat kenaikan harian terbesar dalam dua minggu.

📰 Update Terbaru
stikibot