"Tetapi advokasi tersebut tidak boleh mengorbankan komunitas Yahudi atau mengaburkan tanggung jawab Hamas... yang tindakan mengerikannya telah menyebabkan penderitaan yang sangat besar bagi warga Palestina dan Israel."
Sementara itu, Ed Sheeran mengatakan bahwa keputusan Macklemore dikeluarkan dari tur itu adalah karena permintaan pemilik stadion dan promotor.
Ia mengatakan sudah berdiskusi panjang lebar dengan "pihak pengelola lokasi sepanjang minggu untuk mencoba mencari jalan tengah."
"Salah satu orang yang terlibat dalam diskusi tersebut adalah Robert Kraft.
Saya juga terlibat dalam pembicaraan langsung dengan promotor serta aktivis dari kedua belah pihak untuk mencoba menemukan solusi bersama bagi semua pihak, tapi keputusan pihak pengelola lokasi dan promotor sudah mutlak," kata Ed Sheeran.
"Keputusan untuk mengeluarkan Macklemore dari tur adalah keputusan promotor, bukan keputusan saya. Kontrak Macklemore untuk tur ini adalah dengan pihak promotor, bukan dengan saya."
Ed Sheeran mengatakan dirinya tidak berniat untuk mengecewakan penggemar atau pun membuat rencana menelantarkan kru ataupun penampil pendukung.
Ia juga memastikan menggunakan platform dan musiknya untuk "menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang dan budaya".
"Saya tidak terlibat dalam hal ini.
Saya memiliki pandangan pribadi mengenai konflik yang menghancurkan ini," tulis Ed Sheeran menjawab berbagai tudingan dirinya tidak mendukung Palestina karena tidak bersuara soal hal tersebut.