unique visitors counter
⌂ Beranda News Satu Calon Haji Bengkulu Dirujuk ke RSAS Jelang Puncak Haji

Satu Calon Haji Bengkulu Dirujuk ke RSAS Jelang Puncak Haji

Satu Calon Haji Bengkulu Dirujuk ke RSAS Jelang Puncak Haji
Petugas kesehatan memeriksa calon haji Bengkulu
A A Ukuran Teks16px

Seorang calon haji asal Kota Bengkulu dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) di Makkah. Peristiwa ini terjadi saat seluruh jamaah bersiap menghadapi puncak ibadah haji.

Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto Abdul Gani, menyampaikan hal tersebut di Bengkulu pada Senin, 18 Mei 2026.

>>> Perusahaan Sawit PT Musim Mas Tersangka Perusak Lingkungan di Riau

IN2

Jamaah yang dirawat adalah Umi Kasmini, 63 tahun, asal Kota Bengkulu. Ia dirawat di Saudi German Hospital Makkah.

Berdasarkan laporan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes), total calon haji Provinsi Bengkulu yang telah berada di Arab Saudi mencapai 1.344 orang.

Seluruh jamaah Bengkulu dari Kloter PDG 02, PDG 03, PDG 04, dan PDG 05 telah menyelesaikan ibadah umrah wajib.

in2

Mereka saat ini berada di Makkah.

Rujukan dan Layanan Kesehatan

Total calon haji Bengkulu yang pernah dirujuk ke RSAS mencapai 19 orang. Sementara rujukan ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) tercatat delapan orang.

Tenaga kesehatan haji kloter (TKHK) melakukan pemantauan kesehatan jamaah selama 24 jam menjelang puncak haji di Armuzna yang dimulai pada 25 Mei 2026.

>>> Mensos Ingatkan Jajarannya Jaga Integritas dan Hindari Korupsi

TKHK juga melakukan ground check fase dua atau pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh jamaah. Tujuannya memastikan kondisi mereka tetap prima menghadapi rangkaian puncak ibadah haji.

Edukasi kesehatan terus diberikan, seperti anjuran minum oralit satu bungkus per hari, konsumsi air putih 200 cc setiap jam, dan penggunaan alat pelindung diri saat keluar hotel.

Pelayanan kesehatan di kloter pada Senin mencapai 58 layanan dengan akumulasi 2.061 layanan kesehatan.

Diagnosis penyakit terbanyak yang dialami jamaah meliputi ISPA, hipertensi, febris, diabetes melitus, myalgia, faringitis, dan vertigo.

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mencatat satu orang calon haji Bengkulu meninggal dunia di Arab Saudi hingga saat ini.

Berdasarkan laporan kesehatan harian, pelayanan kesehatan di kloter pada Senin mencapai 58 layanan dengan akumulasi 2.061 layanan kesehatan.

>>> Bareskrim Ungkap Oknum Polisi Terlibat Sindikat Narkoba Gang Langgar

Diagnosis penyakit terbanyak yang dialami jamaah meliputi ISPA, hipertensi, febris, diabetes melitus, myalgia, faringitis, dan vertigo.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru