unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Industri Daging Sapi Chaoshan Berkembang Meski Minim Peternakan
News

Industri Daging Sapi Chaoshan Berkembang Meski Minim Peternakan

Daging sapi ditata di piring di restoran hotpot Chaozhou
Daging sapi ditata di piring di restoran hotpot Chaozhou
A A Ukuran Teks16px

Wilayah Chaoshan di Provinsi Guangdong, China, dikenal secara nasional karena hotpot daging sapinya. Namun, hanya sedikit sapi yang dipelihara di daerah tersebut.

Masyarakat Chaoshan memiliki sistem penamaan untuk belasan bagian daging sapi. Hal ini mencerminkan keterampilan memotong yang luar biasa dari para koki serta upaya mencapai keunggulan kuliner.

Menurut data resmi, hanya 3.200 ekor sapi yang disembelih pada 2025 di Chaozhou, sebuah kota besar di wilayah Chaoshan.

Sementara itu, kota tersebut memiliki lebih dari 2.000 restoran hotpot daging sapi dan perusahaan pengolahan bakso daging sapi.

Konsumsi sapi di Chaozhou mencapai sekitar 90.000 ekor per tahun.

Lebih dari 90 persen sapi hidup dibeli dari Mongolia Dalam, Yunnan, Ningxia, dan wilayah lain di seluruh China.

Berkat integrasi rantai pasokan dan keterampilan yang teliti, Chaozhou berhasil mengembangkan industri daging sapi yang unik.

Kota ini tidak dikenal sebagai daerah penghasil sapi, namun mampu bersaing di tingkat nasional.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru